Duka Untuk Dunia Pendidikan di Karawang, SD N Bayur Kidul 1 Ambruk


  BERITAAKTUAL87.id, KARAWANG,- SDN Bayur kidul 1, Desa Bayur kidul, Kecamatan Cilamaya kulon, Kabupaten Karawang ambruk. Ruang kelas yang di bangun di tahun 2010 , ambruk pada hari sabtu malam minggu menimpa rumah seorang warga yang dekat dengan lokasi .senin(11/10/2021). Ahmad kholili, Kepala Sekolah SD Negeri Bayur Kidul 1, menyampaikan pada awak Media. " ruang kelas yang roboh memang kondisi atap sudah lapuk sebagian menimpa ke rumah warga, dari kejadian tersebut, pihak sekolah ke rumah yang kena robohan sudah memberikan ganti rugi satu juta rupiah, diberikan ke warga rumah yang terdampak " jelasnya Hal itu dibenarkan oleh casdam pemilik rumah " iya, saya sudah menerima ganti rugi satu juta rupiah, di pihak sekolah sekarang kondisi sudah mulai di rapihkan " ungkap casdam. Lebih lanjut Ahmad kholili menjelaskan, "6 bulan yang lalu saya sudah di ajukan, lewat Korwilcambidik untuk dilanjutkan ke Disdikpora saat ini masih menunggu alokasi Pembangunannya " kata kholili. " harapan kami tentu kepada pemerintah terkait agar segera membangunkan kembali bangun sekolah yang kualitasnya lebih baik lagi agar proses pembelajaran di SDN Bayur kidul 1, bisa belajar dengan aman dan nyaman " tandasnya. Dikesempatan itu popon, Selaku kepala Korwilcambidik Cilamaya kulon menyampaikan " di wilayah Cilamaya kulon ada 8 Sekolah Dasar Negeri yang kategori nya rusak, salah satunya SDN Bayur kidul 1,awalnya bukan skala prioritas melihat kondisi sebagian masih bagus, tapi tidak tahu atap sudah lapuk, dan sekarang salah satu ruangan kelasnya roboh " kata popon. " Untuk pengajuan semuanya sudah kami ajukan ke Disdikpora dan sekarang masih menunggu " ungkapnya " Dengan kejadian roboh nya tersebut tentunya kami sangat sedih, mengingat akan di mulainya uji coba tatap muka, dan sekarang harus Luring dan Daring, kembali seperti biasa kami lakukan " tuturnya. Di waktu yang sama Hj Yani selaku Kabid Disdikpora mengatakan " tadi pagi saya ke Bapeda, mencari kalau memang ada CSR yang anggaran bisa untuk tahun ini, anggaran CSR bulan oktober, November,Desember, di akhir tahun, kalau tahun depan kan kita bisa anggarkan ke Apbd 2 atau ke PUPR untuk tahun 2022 " katanya. "Sekarang soal ini sangat Emergensi, tadi kata Pak samsuri, kita saja ke lokasi, kita bisa memperkirakan ada berapa ruang yang harus kita benahi, ternyata kan ini satu unit, tidak bisa kalau kita dandani yang roboh aja" ujar Hj Yani. " Hal ini juga membuat saya sedih dan tidak bisa tidur, dengan melihat keadaan seperti ini, mengingat kepada anak-anak PTM akan di ujicoba terbatas, sekarang ruang kelas sudah ambruk saya sangat sedih sekali " tutur nya. "saya sudah punya data dari teman-teman Korwilcambidik di kabupaten Karawang ini, untuk skala prioritas rehab dan bea siswa, misalkan, ada satu SD skala prioritas dikali 30 kecamatan jadi ada 30 SD dikali berapa Ruang kelas itu yang menjadi Skala prioritas " jelasnya. " di tahun ini jumlah sekolah yang tadinya rusak ringan berhubung 2 tahun tidak ditempati menjadi rusak berat, ada sekitar 1250 ruang kelas, sebagian sudah dikerjakan oleh PUPR di tahun ini sisanya ada 900 dengan pemetaan di tahun 2022 kita petakan dibagi 3 tahun, mudah-mudahan bisa 2 tahun selesai ",tutup nya.( Sumber sayap putih.com )

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.